Pizza Tungku di Coffee N’ Friends

Sekilas Suasana Coffee N’ Friends

Kafe yang berlokasi di Jl. Encep Kartawiria, Cimahi (dulu bernama Jl. Citeureup) ini memang selalu ramai di akhir pekan. Konon, disini justru menu pizza tungku yang membuatnya terkenal dibanding kopinya. Mungkin karena unik dan baru ada pertama kali di kota Cimahi ini. Selain itu, pilihan menu pizza dan kuliner lainnya yang tersedia disini dibandrol dengan harga yang relatif terjangkau. Contohnya, dengan hanya selembar uang 50.000-an kita sudah bisa menikmati seporsi sajian pizza di tempat ini. Jadi tidak heran kalau kafe ini jadi favorit tempat nongkrong anak muda dan mahasiswa.

Logo Coffee n' Friends di banner (Coffe n' Friends)

Bangunan yang ditempati kafe ini cukup mencolok dibandingkan dengan sekitarnya, apalagi di malam hari yang dihiasi aksen nyala lampu-lampu yang bertebaran. Lingkungan sekitar daerah sekitar Citeureup ini memang bukan lokasi yang banyak memiliki tempat-tempat makan seperti kafe dsb, jadi wajar saja kalau tampilan Coffee N’ Friends di lokasi ini menjadi lebih mencolok.

Neon sign Coffee n' Friends di depan (Coffe n' Friends)

Neon sign Coffee n’ Friends.

Tampak depan bangunan kafe Coffe n' Friends malam hari

Tampak depan Coffee n’ Friends di malam hari.

Lantai 1 sebagai pintu masuk utama kafe ini lebih kecil dibandingkan dengan lantai di atasnya. Lantai 1 ini hanya menempati 1/3 dari luas gedung, karena berbagi dengan sebuah usaha isi ulang air minum dan layanan laundry. Sedangkan untuk lantai 2 dan 3 menempati seluruh luas gedung.

Pintu masuk Coffee n' Friends, tungku pemanggang pizza dan dapur pengolah pizza (Coffe n' Friends)

Pintu masuk Coffee n’ Friends berdekatan dengan dapur olah dan tungku pemanggang pizza.

Di lantai 1 hanya tersedia 2 buah meja dan beberapa bangku -itupun hanya di bagian depan saja-, karena ternyata dapurnya terletak di bagian belakang lantai ini. Selain itu, di bagian depan pun space-nya terbatas karena terbagi dengan ruangan tungku pembuat pizza dan ruangan kasir (juga tangga). Tapi justru disinilah hiruk-pikuk di kafe ini berpusat, mulai dari pelanggan yang sedang sibuk memesan, menunggu pesanan, membayar di kasir, pelayan yang mondar-mandir mengambil pizza untuk dihantarkan dan orang yang sedang iseng ‘menonton’ (dan memotret) proses pembuatan pizza tungku seperti saya. 😀

Kasir (Coffe n' Friends)

Kasir

Lantai 2 adalah ruang pengunjung utama, dan hampir selalu ramai ditempati penikmat pizza atau kuliner lainnya maupun yang sekedar nongkrong menikmati bermacam varian sajian kopi. Sedangkan untuk lantai 3, dari luar saya perhatikan relatif sepi.

Dari Kopi ke Pizza

Berawal dari ajakan seorang teman di bulan Mei 2015 -yang waktu itu entah dia sedang galau atau apa-, tiba-tiba saja ingin ngopi-ngopi. Tadinya kami berencana berburu tempat ngopi yang belum pernah dikunjungi, selain ingin mencoba sajian kopinya juga sekalian mencari suasana baru. Tapi niat itu kami urungkan karena waktu sudah terlalu malam. Untuk menghemat waktu, akhirnya kami memutuskan untuk mencari tempat ngopi yang dekat saja.

Kebetulan ada beberapa pilihan beberapa tempat ngopi di sekitar kota Cimahi ini, baik itu berupa warung kopi ataupun kafe. Setelah searching sebentar, pilihan saya jatuh kepada Coffee N’ Friends yang hanya sekitar 5 menit dari rumah. Selain jaraknya dekat, saya mendapat rekomendasi dari seorang kenalan penyuka kopi yang pernah mencicipi espresso di sini dan katanya rasanya lumayan oke.

Untuk memastikan masih buka atau tidak, saya coba hubungi dulu nomor telepon yang didapat dari website-nya. Untungnya mereka masih buka, karena waktu itu memang weekend jadi waktu buka mereka katanya agak lebih lama. Dari ujung telepon sana memang terdengar suara hiruk-pikuk, sepertinya sedang ramai pengunjung. Dan meluncurlah segera kami kesana. Sesampainya disana, -memang benar- pengunjung kafe ini sedang ramai-ramainya.

Awalnya saya meminta tempat di lantai 3 saja, supaya agak lengang karena saya memang tidak terlalu suka keramaian. Tetapi terhadap permintaan saya itu pihak kafe tidak memberi, dengan alasan masih tersedia meja kosong (di lantai 2). Menurut blog Catatan Citra, ternyata untuk lantai 3 ini harus di-booking terlebih dahulu karena tempatnya katanya lebih istimewa.

Waitress sedang membersihkan meja di Coffe n' Friends

Pelayan sedang membersihkan meja sebelah.

Akhirnya setelah menunggu sebentar, saya mendapat tempat di lantai 1 yang berada tepat di sebelah kasir dan dapur tempat tungku pengolah pizza itu. Saya rasakan justru di posisi inilah suasana lebih tenang dibandingkan dengan di lantai 2, karena hanya ada 2 set meja. Satu-satunya kegaduhan hanya di kasir yang memang sibuk melayani pelanggan yang mengantri. Tapi yang paling menghibur bagi saya, dari posisi meja ini saya jadi bisa melihat langsung bagaimana proses pizza tungku dibuat.

Gara-gara lama memperhatikan dan memotret pembuatan pizza disini, saya yang tadinya hanya akan memesan kopi jadi tergiur juga untuk mencoba pizza tungku ini. Saya perhatikan, sepertinya pizza-nya crunchy-crunchy gimana gitu… 😀 Belum lagi aroma sedap yang menyebar dari pizza yang baru saja keluar dari tungku itu sangat menggoda lidah. Akhirnya, saya memesan 1 pizza tungku juga, selain secangkir espresso yang sudah terlebih dulu dipesan.

Secangkir espresso (Coffe n' Friends)

Secangkir espresso dulu, sambil menunggu pesanan pizza. 😉

‘Menonton’ Proses Pembuatan Pizza Tungku

Selama menunggu pesanan, yang paling mengasyikkan adalah ‘menonton’ cara pembuatan pizza tungku. Pembuatan pizza disini menjadi menarik karena kita bisa melihat langsung seluruh proses bagaimana pizza dibuat mulai dari proses menggiling adonan sampai pemanggangan.

Adonan pizza tungku - Coffe n' Friends

Adonan pizza.

Menggiling adonan pizza tungku - Coffe n' Friends

Menggiling dan menggepengkan adonan pizza dengan rolling pin.

Adonan pizza tungku siap diolah - Coffe n' Friends

Adonan pizza siap untuk diproses.

Adonan pizza tungku sedang diolesi saus - Coffe n' Friends

Melapisi adonan dengan saus pizza.

Adonan pizza tungku sedang diberi topping bawang bombay dan cabe paprika - Coffe n' Friends

Menata topping bawang bombay dan cabai paprika hijau di atas adonan pizza.

Adonan pizza tungku sedang diberi topping daging cincang - Coffe n' Friends

Pelapisan saus pizza dan topping daging cincang.

Adonan pizza tungku dimasukkan ke dalam tungku pemanggang kayu bakar - Coffe n' Friends

Pizza masuk tungku.

Pizza tungku di dalam tungku pemanggang kayu bakar hampir matang - Coffe n' Friends

Adonan pizza tungku sudah mulai matang, sudah mulai keluar gelembung-gelembung di pinggirannya.

Pizza tungku sudah jadi - Coffe n' Friends

Satu pizza sudah jadi.

Pizza tungku di piring saji dan siap dihidangkan - Coffe n' Friends

Siap dihidangkan. 🙂

Pizza volcano baru keluar dari tungku - Coffe n' Friends

Pizza volcano “fresh from the oven“.

Pizza volcano di pizza tungku Coffe n' Friends

Pizza volcano yang hits itu.

Pizza Tungku yang Ditunggu-tunggu

Sambil menunggu pizza selesai dipanggang, saya menikmati espresso yang sudah terlebih dulu disajikan. Ternyata agak lama juga menunggu pesanan saya itu. Entah karena sedang banyak pesanan, pizza tungku yang ditunggu-tunggu baru tersaji setelah hampir setengah jam dari waktu saya memesan. Kalau saya perhatikan, sepertinya memang antrian pesanannya sangat banyak. Selain makan di tempat, banyak juga antrian pelanggan yang memesan untuk dibawa pulang.

Seporsi pizza tungku (Coffe n' Friends)

Begitu datang, pizza-nya langsung saja saya “hajar”.

Begitu pizza-nya datang tanpa banyak komentar langsung saya ‘hajar’ 😀 . Pizza dengan topping paprika, bawang bombay dan smoked beef ini rasanya lumayan cocok di lidah meskipun agak minimalis. Seperti yang terlihat pada foto di atas, topping-nya tidak terlalu padat dan di lidah pun lebih banyak terasa roti dan kejunya saja. Tapi kalau melihat dari harganya yang “paket hemat” sih sepertinya wajar kalau topping-nya juga ikutan “hemat”.

Untuk lapisan rotinya, pizza ini mengadopsi gaya thin crust yaitu lapisan roti yang lebih tipis daripada pizza umumnya. Dipanggang sampai garing dan berwarna kecoklatan hingga menjadi lapisan roti dengan tekstur yang renyah. Untuk mengimbangi ketipisan roti, saus dan lapisan kejunya pun cenderung tipis. Meskipun begitu, kita masih bisa menikmati pizza dengan efek lelehan keju seperti di iklan-iklan itu. 😀 Pizza tipis seperti ini saya suka karena rasanya cenderung lebih gurih daripada pizza dengan roti tebal.

Pizza tungku, saus tomat, saus cabai dan sambal (Coffe n' Friends)

Pizza tungku dengan lapisan roti tipisnya, dilengkapi saus botolan dan sambal.

Sebagai pelengkap makan pizza disediakan saus tomat dan saus cabai botolan. Selain itu disini juga disediakan sejenis sambal khas -yang katanya homemade alias buatan sendiri-, yang ditempatkan di sejenis toples kecil. Saya suka sekali sensasi rasa sambal ini yang dibubuhkan di atas potongan pizza tungku yang saya nikmati.

Kuliner Lainnya di Coffee N’ Friends

Menu kopi yang disediakan disini cukup variatif, selain espresso tersedia juga cappuccino, aneka varian latte, mochaccino, piccolo dan berbagai macam minuman espresso-based lainnya. Semua itu diolah menggunakan bahan-bahan dan peralatan kopi profesional seperti layaknya coffee shop. Saya sempat memotret keadaan dapurnya dan beberapa peralatan untuk mengolah sajian kopinya. Dan tidak lupa juga olahan kopi dengan teknik manual brew seperti Vietnam drip dan pour over juga bisa kita cicipi disini.

Mesin espresso (Coffe n' Friends)

Mesin espresso.

Tumpukan cangkir kopi di atas mesin espresso (Coffe n' Friends)

Cangkir-cangkir kopi di atas mesin espresso.

Lorong dapur (Coffe n' Friends)

Di dinding sisi lorong dapur terpampang beberapa kemasan biji kopi.

Untuk pizza, pilihan topping disini cukup beragam, mulai dari Smoked Beef, Smoked Chicken, Margaritha, Tuna, Supreme, American Favorite, Beef Pepperoni, Meat Lover sampai Seafood. Bagi penikmat pizza yang ingin menambahkan extra topping bisa memilih tambahan bahan seperti keju mozzarella, keju parmesan, jamur, beef pepperoni, smoked beef, daging cincang, smoked chicken, spicy chicken, potongan buah nanas, potongan buah zaitun hitam, jagung manis, paprika, crab sticks sampai salami. Selain menu kopi dan pizza tungku, di kafe ini banyak juga variasi sajian kuliner lainnya.

Untuk makanan ‘berat’ disini kita bisa memilih menu dengan nuansa Italia lainnya dari ragam jenis pasta, seperti spaghetti Bolognese, pasta carbonara, dan lasagna panggang. Untuk yang bernuansa lokal ada nasi panggang, sop buntut bakar dan soto Betawi. Selain itu tersedia juga kuliner dengan olahan daging yang bisa kita pesan disini seperti aneka steak, sosis Bratwurst plus kentang dan chicken cordon bleu. Malah ada juga hidangan yang masih terbilang unik seperti steamboat tom yam.

Untuk cemilan, kita bisa pilih dari beragam produk bakery seperti donat gandum dengan aneka topping dan burger gandum. Alternatif lainnya, ada juga roti bakar, dan wafel ala Belgia (Brussel’s Waffle) dengan topping yang meriah.

Oh iya, selain pizza dengan rasa asin gurih, variasi topping pizza disini ada yang manis juga. Banana blueberry, chocobanana, Nutella, Ovomaltine dan Toblerone adalah beberapa diantara topping manis yang bisa kita nikmati. Dan extra topping juga bisa kita tambahkan untuk pizza manis ini, seperti madu, kayu manis, pisang, Nutella, marshmallow, selai coklat, aneka selai rasa buah sampai es krim.

Sedangkan untuk varian minuman selain kopi yang bisa kita nikmati disini adalah Milk Shake, Red Velvet Shake, Mojito, Orange Float, Avocado Float, Healthy Juice, Chocomint-Oreo, dan lain-lain.

Dapur pengolahan bagian depan (Coffe n' Friends)

Bonus foto: Tampak depan dapur pengolahan minuman Coffee N’ Friends.

Keadaan dapur (Coffe n' Friends)

Bonus foto: Keadaan dapur pengolahan minuman.

Foto-foto Coffee N’ Friends lainnya.

Kalau yang penasaran ingin mencoba langsung saja sambangi alamat Coffee N’ Friends, Jl. Encep Kartawiria No. 165/47 Kota Cimahi (sebelah SDN Citeureup Mandiri). Untuk menghubungi Coffee N’ Friends bisa melalui nomor telepon (022) 665 2928. Dan jangan lupa Coffee N’ Friends juga eksis di media sosial:

Nah dari sekian banyak menu yang tersedia di Coffee N’ Friends ini, mana yang sudah pernah dicoba? Atau malah ada menu yang terlewat belum saya cantumkan? Jangan sungkan untuk berkomentar pada kolom respons di bawah. 😉


Lokasi Coffee N' Friends

profile-avatar Arief Rahman Hakim
A WordPress enthusiast. Web designer & WordPress theme developer. Love photography & coffee.

Respons

Beri Respons